Berita

Pasien Covid-19 Melonjak, Turki Keluarkan Larangan Merokok di Area Publik

12 Nov 2020 05:22 WIB
164
.
Pasien Covid-19 Melonjak, Turki Keluarkan Larangan Merokok di Area Publik

Rabu kemarin, Turki mengeluarkan instruksi larangan merokok di tempat-tempat umum untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Sebagai bentuk peringatan dari pemerintah, Menteri Dalam Negeri Sulaiman Soylu meminta warga melakukan tindakan preventif dalam bentuk apapun dalam masa pandemi ini.

Kasus virus Covid-19 harian di Turki baru-baru ini melonjak, dengan 2.693 pasien teridentifikasi pada hari Rabu (11/11). Ankara hanya melaporkan jumlah dari para pasien yang baru menunjukkan gejala saja.

Akibatnya, laporan tadi menuai banyak kritik karena disinyalir malah menyembunyikan jumlah asli dari total penderita Covid di negara itu.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan larangan merokok bertujuan untuk memastikan warga negara mematuhi aturan untuk memakai masker pelindung dengan benar di muka umum karena orang pasti menurunkan masker mereka ketika merokok.

Baca juga: Detoks Ala Turki, Dari Sabun Hingga Makanan

“Makanya, untuk memastikan pemakaian masker dengan benar dan di setiap saat, mulai 12 November 2020 akan diberlakukan larangan merokok di area-area publik seperti di jalan umum, tempat-tempat yang sering digunakan warga untuk berkumpul, alun-alun dan juga tempat pemberhentian transportasi umum," lanjut Menteri Sulaiman Solyu dikutip Asharq Al-Awsat Rabu (11/11).

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca juga menghimbau warga untuk sepenuhnya mematuhi aturan pemakaian masker dan jarak sosial. "Saya hanya meminta Anda untuk melakukan apa yang Anda bisa. Tidak lebih," tulis Koca di Twitter.

Awal pekan ini, sebagian lockdown terhadap warga lanjut usia juga diberlakukan di beberapa provinsi, termasuk ibu kota Ankara dan kota terbesarnya Istanbul yang melarang warga berusia di atas 65 tahun untuk berada di luar rumah dari pukul 10 pagi sampai 4 sore.

Baca juga: Muasal Sabun, Bentuk Ketaatan pada Perintah Nabi

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pekan lalu bahwa semua bisnis, termasuk restoran, kafe, kolam renang dan bioskop, akan tutup pada pukul 10 malam setiap hari sebagai bagian dari langkah-langkah melawan pandemi.

Menurut data Kementerian Kesehatan, malahan lebih dari 400.000 orang telah terinfeksi Covid-19 di Turki dan 11.145 telah meninggal karena penyakit pernapasan. Larangan merokok di tempat umum ini berlaku diseluruh provinsi.

Umar Abdulloh
Umar Abdulloh / 27 Artikel

Santri Al-Azhar alumni Fakultas Hukum yang senang menertawakan dunia dan seisinya.

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: